LAHAT, lubaiaktual.com – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Lahat bersama Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) se-Kabupaten Lahat yang diwakili enam orang pemuda melakukan silaturahmi dan audiensi dengan jajaran Polres Lahat pada selasa 15 September sebagai langkah memperkuat sinergi dalam berbagai program sosial, kepemudaan, keamanan, dan pemberdayaan masyarakat.
Ketua PDPM Kabupaten Lahat, Nope Priasadi, S.A.P., mengatakan bahwa Pemuda Muhammadiyah ingin membangun hubungan yang lebih erat dengan Polres Lahat melalui kerja sama yang konkret dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Pemuda Muhammadiyah harus hadir sebagai bagian dari solusi. Kami ingin membangun kolaborasi yang bukan hanya sebatas seremonial, tetapi melahirkan program-program nyata yang menyentuh masyarakat, khususnya dalam pembinaan generasi muda, pencegahan narkoba, pendidikan kepemimpinan, maupun ketahanan pangan,” ujar Nope Priasadi.
Dalam audiensi tersebut, PDPM Lahat bersama jajaran PCPM menyampaikan sejumlah rencana program yang akan dikolaborasikan bersama Polres Lahat.
Untuk PCPM Lahat, kerja sama yang direncanakan meliputi sosialisasi antisipasi dan pencegahan penyalahgunaan narkoba, pelatihan leadership dan kepemimpinan bagi siswa, serta sosialisasi pencegahan kebakaran.
Program tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemuda Muhammadiyah untuk ikut mengambil peran dalam membangun generasi muda yang memiliki karakter, keberanian mengambil tanggung jawab, serta memiliki kesadaran terhadap berbagai persoalan sosial di lingkungannya.
Ketua PCPM Lahat, Rahmat Thamrin, C.IPL., menyampaikan bahwa kolaborasi dengan kepolisian menjadi langkah strategis untuk memperluas edukasi kepada masyarakat dan sekolah.
“Kami berharap kerja sama ini bisa berjalan secara berkelanjutan. PCPM ingin hadir di tengah masyarakat dengan pendekatan edukasi dan pencegahan, sehingga generasi muda memiliki pemahaman dan ketahanan diri sebelum berhadapan dengan persoalan-persoalan sosial,” ungkapnya.
Sementara itu, PCPM di tingkat kecamatan juga didorong untuk mengambil peran sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik wilayah masing-masing. Ketua PCPM Pagun, Mamat, turut menyatakan kesiapan untuk membangun sinergi dalam berbagai kegiatan positif di wilayah Pagun.
Siapkan 3 Hektare Lahan untuk Dukung Ketahanan Pangan
Tidak hanya bergerak dalam bidang kepemudaan dan sosial, PDPM Kabupaten Lahat juga menyatakan kesiapan untuk ikut mendukung agenda nasional di bidang ketahanan pangan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap Asta Cita Presiden, khususnya program ketahanan pangan melalui penanaman jagung, PDPM Lahat berencana menyediakan lahan sekitar 3 hektare untuk dimanfaatkan dalam program penanaman jagung.
Ketua PDPM Lahat menegaskan bahwa keterlibatan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Pemuda Muhammadiyah untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah sekaligus mendukung program pemerintah yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami ingin membuktikan bahwa Pemuda Muhammadiyah siap mengambil bagian dalam agenda pembangunan. Kalau ada lahan yang bisa kita manfaatkan untuk ketahanan pangan, tentu akan kita dorong. Rencana sekitar tiga hektare lahan akan kita siapkan untuk penanaman jagung sebagai bentuk partisipasi Pemuda Muhammadiyah Lahat,” jelas Nope.
Menurutnya, gerakan kepemudaan tidak boleh berhenti pada kegiatan internal organisasi. Pemuda harus mampu membangun jejaring, berkolaborasi dengan pemerintah dan aparat, serta terlibat langsung dalam menjawab persoalan masyarakat.
Audiensi tersebut diharapkan menjadi awal dari semakin kuatnya hubungan kelembagaan antara Polres Lahat dan Pemuda Muhammadiyah, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam bidang pendidikan, pencegahan narkoba, keselamatan masyarakat, kepemudaan, hingga ketahanan pangan.
Dengan semangat kolaborasi, PDPM dan PCPM se-Kabupaten Lahat berkomitmen menjadikan organisasi kepemudaan sebagai mitra aktif dalam menciptakan generasi muda yang tangguh, berkarakter, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat serta daerah.












