Di Balik Senyum Kelulusan, Tangis Haru Mengiringi Perpisahan 79 Siswa SDN 13 Lahat

SDN 13 Lahat

Lahat, Juni 2026 lubaiaktual.com – Langit pagi seakan ikut menundukkan diri menyaksikan sebuah momen yang penuh makna di SD Negeri 13 Lahat. Di antara deretan kursi yang dipenuhi siswa, guru, dan orang tua, kabar bahagia tentang kelulusan berubah menjadi lautan haru yang sulit dibendung.

Sebanyak 79 siswa-siswi SD Negeri 13 Lahat dinyatakan lulus 100 persen pada Tahun Ajaran 2025/2026. Angka itu bukan sekadar data administratif, melainkan kumpulan cerita, perjuangan, doa, dan harapan yang telah tumbuh selama enam tahun di ruang-ruang kelas sederhana yang penuh kenangan.

Tangis siswa yang memeluk ibu Yani

Namun, kebahagiaan pagi itu tidak hadir sendirian.

 

Tangis perlahan pecah ketika wali kelas, Ibu Yani, berdiri di hadapan anak-anak didiknya untuk menyampaikan pesan perpisahan. Dengan suara yang bergetar menahan haru, ia mengenang perjalanan panjang yang telah mereka lalui bersama. Setiap nasihat yang terucap seolah menjadi penanda bahwa waktu telah membawa mereka ke persimpangan baru.

0-0x0-0-0#

Tak sedikit siswa yang menundukkan kepala, menyeka air mata yang jatuh tanpa mampu ditahan. Beberapa saling berpelukan dengan sahabat yang selama ini menjadi teman belajar, bermain, dan berbagi cerita. Suasana yang semula dipenuhi tawa perlahan berubah menjadi keheningan yang diselingi isak tangis.

Di mata anak-anak itu, perpisahan bukan hanya tentang meninggalkan bangku sekolah dasar. Mereka sedang mengucapkan selamat tinggal pada masa kecil yang selama ini mereka jalani bersama. Pada papan tulis yang pernah mereka coreti, pada halaman sekolah yang menjadi saksi permainan mereka, dan pada guru-guru yang telah menjadi orang tua kedua.

 

Kepala SD Negeri 13 Lahat, Ahmad Hasbi Qodri, S.Pd.SD., Gr., M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan seluruh siswa yang lulus tahun ini. Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi langkah awal menuju masa depan yang lebih cerah.

 

“Kelulusan ini bukan akhir perjalanan, melainkan awal dari langkah yang lebih panjang. Teruslah belajar, berakhlak baik, dan jadilah kebanggaan orang tua, sekolah, dan masyarakat,” pesannya.

Hadir juga pada acara tersebut perwakilan dari satpol PP sebagai tim pengamanan pada kegiatan ini, Sukirno, Sugianto dan Iprat yang diamanahi untuk mengawasi kegiatan.

Di penghujung acara, para siswa bergantian menyalami guru-guru mereka. Tangan-tangan kecil yang dahulu datang dengan rasa takut kini menggenggam erat tangan para pendidik dengan penuh rasa hormat dan cinta. Air mata kembali mengalir, bukan karena kesedihan semata, melainkan karena kenangan yang terlalu indah untuk dilepaskan begitu saja.

 

Hari itu, SD Negeri 13 Lahat tidak hanya mengumumkan kelulusan 79 siswa-siswinya. Sekolah itu sedang mengantar 79 anak menuju gerbang kehidupan yang baru, sambil menyimpan ribuan kenangan yang akan tetap hidup dalam ingatan mereka.

 

Dan ketika acara berakhir, yang tersisa bukan hanya sertifikat kelulusan, tetapi juga pelajaran tentang kasih sayang, perjuangan, persahabatan, dan cinta seorang guru yang tak pernah berhenti mendoakan murid-muridnya, bahkan setelah mereka melangkah pergi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *